Hujan dan Bue

Irama hujan mencipta melodi saat bertubrukan dengan atap, dengan air yang menggenang, dengan kaca jendela, atau penyebab kembali terkenangnya memoriku tentang kamu. Ketika dulu kamu mengantarku pulang sekolah hingga seragam putih abu-abuku tak luput dari guyuran hujan. Saat itu rintik, jadi memang tak sampai basah. Hanya membuatku menggigil. Lalu di kejauhan Ibuku datang membawa dua … Baca Selengkapnya