Cara Me Time untuk Ibu Cukup Di Rumah Saja

Hai Bunda, apa kabar?

Kegiatan kita sebagai ibu rumah tangga kok rasanya tiada akhir ya, apalagi jika si kecil masih batita. Belum sekolah, masih suka cari perhatian ibunya.

Walau sudah bangun subuh sampai sore, ada saja hal yang harus dikerjakan. Lelah? Sudah pasti. Lelah fisik mudah sembuh dengan istirahat. Tapi jika lelah secara mental?

Inilah bedanya bekerja untuk mencari uang dengan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Bekerja di kantor walau dengan pekerjaan bejibun tapi masih asyik karena bisa haha hihi sama teman kantor, saling curhat hingga beban kerja rasanya berkurang. Berbeda jika menjadi ibu, anak rewel, pekerjaan rumah menumpuk, ditambah nggak bisa keluar rumah pula.

Ibu rumah tangga nggak pernah digaji, tapi pekerjaannya tiada akhir, capek hati, capek badan, hingga berdampak pada emosi yang nggak stabil yang terkadang membuat anak menjadi pelampiasan hingga kita tanpa sadar menorehkan luka batin pada anak, atau zaman now sering disebut dengan inner child. Luka pengasuhan yang akan sangat mempengaruhi karakter juga emosi anak di masa depan. Duh ngeri ya.

Apalagi jika suami juga minim kontribusi dalam urusan rumah tangga, aduh makin ruwet ya bun!

Makanya untuk menjaga kewarasan, kita butuh kegiatan untuk menyenangkan diri sendiri atau istilah kerennya me time.

Me time artinya kita meluangkan waktu untuk melakukan self love yang akan merecharge diri hingga tangki cinta kita terpenuhi kemudian emosi kita kembali stabil.

Sesungguhnya, kunci dalam mendidik anak yang baik adalah ketika suasana hati ibu juga baik.

Memang susah ya bun, mau me time. Gimana enggak susah, mau sekadar pipis yang nggak sampai satu menit aja suka ditangisin. Apalagi me time? Haha.., seperti hal yang mustahil!

Tenang, berikut adalah cara yang aku pakai agar bisa menikmati me time dengan tenang dan lebih leluasa.

Atur jadwal harian dan buat skala prioritas

Setiap hari menjelang malam, aku membuat jadwal harian dan membuat skala prioritas. Kemudian esok harinya kerjakan yang paling prioritas dulu.

Seperti contohnya pagi-pagi setelah sholat subuh masak dulu, dilanjutkan dengan beberes rumah.

Jadwal harian ini juga berlaku untuk anak ya bun, usahakan untuk anak memiliki jadwal yang teratur. Selain untuk membangun kedisplinannya, ini juga akan memudahkan dalam manajemen waktu bunda.

Jauhkan gadget ketika sedang bekerja

Bekerja di sini adalah mengerjakan pekerjaan domestik tadi ya bun. Jangan dikira ibu rumah tangga itu pengangguran. Kerjaan kita banyak say!

Selama bekerja sebisa mungkin aku menjauhkan gadget agar lebih fokus dan pekerjaan lebih cepat selesai.

Ajak anak ikut andil

Kalau anak bangunnya subuh juga nggak apa bun ajak anak ikut andil dalam setiap pekerjaan rumah yang kita kerjakan. Dengan begitu anak juga akan belajar dan melihat bagaimana ibunya bekerja.

Biasanya Rhe suka minta sapu atau kain pel yang sedang aku pakai, dan aku kasih. Itung-itung aku juga sambil istirahat sebentar. Setelah dia capek dan bosan sendiri pasti sapu atau kan pelnya akan dibalikin ke aku lagi.

Ketika masak dan ngajak Rhe, dia juga suka ngeberantakin sayuran dan alat masak yang ada di dapur. Itu juga aku biarkan, selagi apa yang dilakukan dan alat yang dipakai nggak berbahaya. Dengan begitu dia anteng sekali lho, kadang juga malah sambil cerita dia pura-puranya masak apa.

Setelah selesai masak semua hal yang kotor dan yang dimainkan Rhe tadi aku taruh semua di cucian piring. Waktu cuci piring pun bisa menyangkan lho bun, coba deh kasih si kecil mangkuk atau piring yang berbahan plastik atau melamin kemudan bilang, β€œini bagian adek ya.”

Merasa dipercaya dan diberikan tanggung jawab akan membuat anak juga senang.

Minta bantuan suami

Buat bunda yang dekat dengan suami bisa banget hal ini diobrolin banget biar sama-sama enak. Misalkan saat ibu masak minta suami untuk jaga anak, atau saat suami beberes ibu yang momong si kecil.

Kebetulan suamiku jauh bun, jadi aku hanya minta bantuan suami ketika beliau pulang aja. Dan alhamdulillah banget, suamiku tipe orang yang suka membantu pekerjaan rumah tangga, bahkan ia suka sekali masak.

Jadi ketika pak suami di rumah bebanku berkurang banyak dan tentu saja aku lebih bahagia, hehe

Manfaatkan waktu semaksimal mungkin ketika anak tidur

Nggak melulu mengerjakan pekerjaan domestik saat anak tidur, boleh kok bun sesekali ibu melakukan hal yang menyenangkan ketika anak tidur. Nggak bisa dipungkiri, pekerjaan rumah tangga itu tiada akhir. Ada saja yang harus dikerjakan.

Awal-awal aku juga kaget, terbiasa bekerja dan hidup sendiri. Tiba-tiba menjadi ibu dengan segala urusan domestiknya.

Biasanya ketika Rhe tidur aku gunakan waktu luangku untuk hal menyenagkan seperti menulis blog, membaca buku, menonton film, luluran, atau bermain game.

Aku bukan maniak game, tapi ketika lagi butuh pengalihan aku suka main game yang malah agak mikir. Soalnya ketika bisa menyelesaikan misi rasanya ada kepuasan tersendiri dan beban ikut pudar.

Apalagi jika waktu me time hanya sebentar, nggak seperti membaca buku atau menonton film yang membutuhkan waktu hingga 2 jam. Bermian game hanya butuh waktu 5 menit hingga 30 menit. Cocok banget untuk bunda yang juga memiliki waktu me time terbatas seperti aku.

Rekomendasi game online untuk me time di rumah

Aku adalah generasi 90an, jadi kurang paham sama game jaman sekarang yang lebih modern dan buatku juga ribet. Alah, bilang aja nggak bisa mainnya, hehe

Jadi untuk menghabiskan waktu me time singkat, aku suka main game klasik jaman dulu dan yang sederhana aja. Nggak usah dibikin rumit karena hidup kita sudah rumit. Lagian tujuan bermain game ini adalah untuk kita menjadi bahagia bukan untuk kita menjadi mumet.

Oke, langsung aja ya, berikut adalah rekomendasi game online klasik ala aku di Solitaire.org. Game online berbasis browser yang ringan dan mudah dimainkan.

Classic Solitaire Card Video Game

Solitaire

 

Inget nggak bun komputer jaman dulu, pasti ada game ini kan di dalamnya? haha

Solitaire ini adalah salah satu game yang aku suka, dan cara memainkannya juga cukup simpel, yaitu dengan mengurutkan angka kartu tapi dengan warna yang berbeda. Agak mikir sih memang, tapi dikit.

Setelah menyelesaikan misi di game ini juga rasanya cukup puas. Cuma butuh waktu 5 menit aja lagi dimainkannya. Dan kalau stuck, klik New aja nanti bakal balik ke game baru.

 

Zuma Ball

zuma ball

Ini mah gampang banget ya bun, tinggal tembak bola sesuai dengan warnanya agar rantai bola nggak sampai masuk ke lubang akhir. Soalnya kalau udah masuk ke lubang tandanya game over.

Semakin bertambah level jadi semakin seru dan tegang karena kecepatan bola akan bertambah, dan tentu rintangan juga kian sulit. Lumayan lah untuk mengendorkan otot-otot yang tegang.

Candy House

zandy house

Kalau Candy House ini yang paling aku suka itu musik dan efeknya. Dengan mencocokkan minimal 3 permen sejenis kamu akan mendapatkan poin. Sedangkan jika lebih dari tiga biasanya akan ada reward beruba permen ajaib yang bisa memecah batu lain ke samping kanan atau kiri, ke atas, atau memecahkan permen dengan warna tertentu.

Semakin bertambah level tentu tantangannya juga semakin sulit. Meski berpindahan permennya nggak dibatasi, tapi permainan ini dibatasi oleh waktu.

Jika kamu ingin bermain game lain, langsung aja mampir ke di Solitaire.org. Di sana banyak sekali pilihan gamenya. Kalau kamu suka dengan game yang sederhana dan klasik pasti bakal nemuin surga game klasik di sana.

Bagimana? Gampang-gampang susah ya mengatur waktu me time? Yang penting adalah diri bunda. Sempatkan waktu, walau sejenak, untuk menyenangkan diri sendiri. Kerena kamu juga berharga, seperti anak-anakmu, seperti suamimu.

Semoga tulisan ini bisa membantu kamu menikmati waktu kamu yang berharga dengan me time yang berkualitas.

 

Salam,
Ning!

 

16 pemikiran pada “Cara Me Time untuk Ibu Cukup Di Rumah Saja”

  1. Sepertinya daku bisa rekomenin Solitaire nih buat kakak daku, soalnya ada games yang dia suka si zuma dan biar dia makin bahagia sebagai ibu rumah tangga karena hati ceria sambil main games

    Balas
  2. Iya sekarang me timenya di rumah lebih aman dan hemat ya. Aku juga pakai begitu soalnya. Biasanya drakoran.

    Sekarang ada games makin menarik ya. Kalau aku jarang main games.

    Balas
  3. memang ya me time nya emak-emak di rumah aja sudah happy yang penting bisa ngelakuin apa yang dia seneng tanpa gangguan suatu apapun hehe.. suka nih game solitare emang gak ditelan jaman ya hehe

    Balas
  4. Meminta bantuan sama suami membantu kegiatan rumah tangga bisa menjadi solusi buat mamak2 yang mau me time di rumah aja yaa. adanya kerjasama yang kompak. Trus, si emak langsung main games, suami lagi nyuci, ahh ternikmat hahhaa. Duh ku jadi teringat sama sahabatku yang suka gitu.

    Balas
  5. Me time dengan game online? He..he.. semoga bisa menikmatinya suatu hari. Saat ini belum. Memang perlu perubahan paradigma game online juga merupakan hal yang menyenangkan.

    Balas
  6. hihi games solitaire jadul banget ya mba? dan saya juga dulu suka main games itu di PC. kalo Zuma saya jadi inget jaman pas masih kerja, biasanya pas istirahat suka iseng maen games itu. Kalo candy house saya belum pernah main. mirip kayak candy crush kayaknya ya?

    Balas
  7. Bersyukur kalo pasangan kita juga tipe yg mau gantian mengerjakan pekerjaan rumah tangga di saat asisten ga ada. Suamiku juga tipe yg mau ngerjain pekerjaan domestik mba. Kalo asisten ada, memang pasti asisten yg ngelakuin. Tapi kalo sedang mudik, di situlah kami diuji buat kerjasama tanpa ada perang2 an hahahahaha. Jadi bagi tugas, supaya aku ga stress juga ngerjainnya. Dia tahu aku benci kena detergen, jadi cuci piring selalu tugas pak suami. Kalo cucian ksh laundry aja 😁. Harus mau saling komunikasi dan kerjasama gitu sih. Kalo ga kepengin istri uring2an πŸ˜„.

    Naaah sama nih, kalo soal gaming, akupun taunya games zaman dulu drpd yg skr πŸ˜…. Jadi favoritku juga masih kayak Solitaire, mahjong, Pacman πŸ˜„πŸ‘. Seruuuu itu sih. Aku juga seneng mba main games yg di plays org ini. Apalagi ga perlu download. Dan enaknya Krn banyak macam games anak yg edukatif juga. Jadi kdg aku ajakin anak2 main bareng biar ga bosan 😊

    Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: