Movie Time

Nonton Film Sabar Ini Ujian, Bikin Ngakak Hingga Baper!

Ini adalah film Indonesia dengan tema time loop pertama yang aku tonton berkali-kali. Kayaknya udah nonton tiga atau empat kali. Dan tetep ngakak, tetep baper. Haha

Jujur pas lihat judulnya, aku nggak expect apa-apa. Receh banget kan judulnya? Ya, paling bakal B saja nih film. Tapi, setelah nonton, pendapat langsung berubah 180°. SUMPAH KEREN BANGET!

Awal ceritanya sih sederhana, dan terasa dekat dengan kita. Seorang laki-laki bernama Sabar yang akan ditinggal nikah sama mantan pacarnya yang bernama Astrid. Si Astrid ini ternyata bukan mantan biasa, dia juga sahabat Sabar semenjak SMA. Sempet juga mereka mau nikah tapi gagal karena Sabar memilih untuk nggak datang ke pernikahannya sendiri dengan Astrid. Sabar nggak siap membangun komitmen, ia takut jika nggak bisa membahagiakan Astrid. Seperti bapaknya yang meninggalkannya, hingga menorehkan luka pada dirinya juga ibunya.

Setelah empat tahun berlalu, di hari paling menyakitkan baginya itu, yaitu hari pernikahan Astrid dan Dimas. Sabar terus mengulang hari yang sama. Setiap dia bangun, pasti di pagi ketika hari pernikahan Astrid dan Dimas akan dilaksanakan.

Kejadian yang terjadi, juga sama persis setiap Sabar bangun. Seperti mobilnya yang mogok diakibatkan kehabisan aki karena lampu yang lupa dimatikan, karyawan april mart yang terpleset jatuh dari tangga, hingga tetangga kost Sabar yang ponselnya jatuh dari saku ketika sedang mengambil kunci kamar.

Komedinya fresh dan sukses bikin ngakak

Udah tiga kali nonton film ini, tapi tetep aja ngakak. Komedinya beneran lucu dan nggak jayus.

Contohnya, saat Dimas melaksanakan ijab kabul dengan Astrid, Dimas salah menyebut nama Ayah Astrid. “Saya terima nikah dan kawinnya Astrid Putri Smith binti Alexander Graham Bel …”

Artikel Terkait:  Mengenal Profesi Profiler Dari Criminal Minds

Hahaha … Sumpah sih, ini pas di adegan film situasinya beneran bikin ngakak. Dan banyak banget lelucon-lelucon konyol yang mengocok perut.

Plot twist yang nggak tertebak

Selalu bangun di pagi yang sama, membuat Sabar berpikir pasti ada yang salah dengan hari ini. Pasti hari ini perlu diperbaiki. Dibenerin. Pasti ini jalan Tuhan, untuk kembali sekali lagi mendapatkan Astrid. Mungkin Astrid memang jodohnya. Jadi Sabar harus berusaha sekali lagi untuk mendapatkannya.

Maka, dengan pemikiran-pemikiran itu, Sabar berusaha untuk menggagalkan pernikahan Astrid dan Dimas. Di sini, aku sebagai penonton juga berpikiran sama. There’s something wrong in that day, yang harus diperbaiki biar time loopnya bisa berhenti. Bayangin, Sabar terjebak berkali-kali bangun di hari yang sama. Dan dia nggak tau gimana cara untuk menghentikan itu.

Dan ternyata, plot twistnya nggak tertebak. Sarat akan pesan kehidupan yang dalem banget. Aku pas nonton sampai, Wah! Ini film Indonesia yang sangat … Sangat … Sangat …. Berkualitas!

Pesan filmnya dalem banget, jadi baper!

Walau durasinya dua jam lebih, tapi saking asyiknya, durasi itu nggak berasa. Tau-tau udah abis aja gitu. Keren banget sih, asli!

Dan setiap tokoh yang muncul nggak ada yang nggak mempunyai fungsi. Even cuma supir taksi online, ternyata dia ada tujuannya untuk mengembangkan karakter si tokoh utama.

Perkembangan karakter Sabar memang keren banget sih. Dari yang awalnya egois, hanya mementingkan diri sendiri, dia jadi belajar banyak hal yang membuat dirinya menjadi orang yang lebih baik.

“Ikhlas itu bukan cuma terhadap sesuatu yang belum kita miliki, tapi juga sesuatu yang belum kita berikan … Memaafkan.”

Yang berat, bukan cuma merelakan mantan buat nikah sama orang lain. Tapi ternyata memaafkan juga perlu keikhlasan. Aku baru sadar ini, pernah denger kalimat ini nggak?

Artikel Terkait:  Review Film Rentang Kisah, Bagus Bukunya atau Filmnya?

“Aku udah maafin kamu, tapi aku nggak bakal lupa apa yang kamu lakuin.” Atau, “aku udah maafin kamu, tapi kita cukup sampai di sini.”

Padahal jika ada keikhlasan di dalamnya, arti memaafkan akan menghasilkan damai yang menyambung silaturahmi, bukan memutusnya.

“Bar, nggak semuanya selalu tentang kamu lho. Dunia ini nggak cuma berputar buat kamu.”

Karena perkataan Ibu Sabar di atas, aku sekarang ini jadi memiliki mindset baru. Di dunia ini nggak cuma tentang kamu. Ada teman-teman, saudara, keluarga yang perlu kita perhatikan. Kita hanya perlu lebih peka aja.

Tentang film sabar ini ujian:

  • Sutradara: Anggi Umbara
  • Produser: Manoj Punjabi
  • Skenario: Erwin Arnada, Gianluigi Christoikov, Anggi Umbara
  • Pemain: Vino G. Bastian (Sabar), Omesh (Billy), Estelle Linden (Astrid), Luna Maya (Tiffany), Anya Geraldine (Sherly), Rigen Rakelna (Yoga), Ananta Rispo (Aldi), Mike Ethan (Dimas), etc.
  • Durasi: 2 jam 6 menit

Beneran deh, kamu harus nonton film ini. Akting pemainnya mateng semua, jalan ceritanya nggak ketebak, juga memberi makna kehidupan yang deep banget.

Salam sayang,

Ning!